Rumus Fahrenheit,
Celcius, Reamur, dan Kelvin
Sebelumnya memberikan penjelasan rumus suhu, saya akan
menjelaskan tentang satuan suhu dulu.
Untuk mengubah satu satuan suhu ke satuan yang lain
menggunakan selisih antara titik didih dengan titik beku. Bisa dilihat dari
gambar bahwa selisihnya 100 : 80 : 180 : 100. Untuk memudahkan selisih bisa
disederhanakan menjadi 5 : 4 : 9 (+32) :
5 (+273).
Mengapa di suhu Fahrenheit dan Kelvin ditambah 32 dan 273
(titik beku) ? Karena sebenanya celcius dan reamur juga bisa ditambah dengan
titik bekunya. Namun karena titik didihnya 0 derajat, jadi untuk memudahkan
kembali tidak perlu ditulis.
Untuk mengubah satu satuan suhu ke satuan lain dengan cara
seperti dibawah,
Cara yang biasa digunakan untuk mengubah satu satuan suhu ke
satuan lain adalah dengan menggunakan cara pecahan. Untuk angka dipembilangnya
yang diletakan adalah satuan yang ingin dicari sementara penyebutnya adalah
satuan suhu yang diketahui. Nah setelah itu tinggal dikali dengan suhu yang
diketahui.
Contoh : Jika suhu diruangan pada malam siang hari 35
derajat celcius, berapa derajatkah dalam reamurnya?
Jawab :
x 35 = 4 x 7 = 280R
Untuk pengerjaan Kelvin dan Fahrenheit
jika kedua suhu tersebut yang diketahui
maka suhunya harus dikurang terlebih dahulu dengan titik bekunya (32 dan 273)
dan sebaliknya
Contoh : Jika suhu tubuh adik menunjukan
24 derajat reamur, berapa derajatkah dalam Fahrenheit dan kelvinnya?
Jawab : 0F =
x 24 + 32 = 9 x 6 + 32 = 54 + 32 = 860F
K
=
x 24 + 273 = 5 x 6 + 273 = 30 + 273 = 303
K
Contoh : Jika suhu di ruang kerja Indah
menunjukan 770F berapakah derajat celciusnya?
Jawab :
x (77 -32) =
x 45 = 250C
Contoh : Jika dalam kulkas suhu menunjuka
263 kelvin, berapa derajatkah reamurnya?
Jawab :
x (263 – 273) =
x (-10) = -80R
Mudah bukan?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar