Jumat, 14 Februari 2014

Rumus Fahrenheit, Celcius, Reamur, dan Kelvin

Rumus Fahrenheit, Celcius, Reamur, dan Kelvin
Sebelumnya memberikan penjelasan rumus suhu, saya akan menjelaskan tentang satuan suhu dulu.

Untuk mengubah satu satuan suhu ke satuan yang lain menggunakan selisih antara titik didih dengan titik beku. Bisa dilihat dari gambar bahwa selisihnya 100 : 80 : 180 : 100. Untuk memudahkan selisih bisa disederhanakan menjadi  5 : 4 : 9 (+32) : 5 (+273).

Mengapa di suhu Fahrenheit dan Kelvin ditambah 32 dan 273 (titik beku) ? Karena sebenanya celcius dan reamur juga bisa ditambah dengan titik bekunya. Namun karena titik didihnya 0 derajat, jadi untuk memudahkan kembali tidak perlu ditulis.

Untuk mengubah satu satuan suhu ke satuan lain dengan cara seperti dibawah,

Cara yang biasa digunakan untuk mengubah satu satuan suhu ke satuan lain adalah dengan menggunakan cara pecahan. Untuk angka dipembilangnya yang diletakan adalah satuan yang ingin dicari sementara penyebutnya adalah satuan suhu yang diketahui. Nah setelah itu tinggal dikali dengan suhu yang diketahui.
Contoh : Jika suhu diruangan pada malam siang hari 35 derajat celcius, berapa derajatkah dalam reamurnya?
Jawab :    x 35 = 4 x 7 = 280R
Untuk pengerjaan Kelvin dan Fahrenheit jika  kedua suhu tersebut yang diketahui maka suhunya harus dikurang terlebih dahulu dengan titik bekunya (32 dan 273) dan sebaliknya
Contoh : Jika suhu tubuh adik menunjukan 24 derajat reamur, berapa derajatkah dalam Fahrenheit dan kelvinnya?
Jawab : 0F =  x 24 + 32 = 9 x 6 + 32 = 54 + 32 = 860F
                K =  x 24 + 273 = 5 x 6 + 273 = 30 + 273 = 303 K
Contoh : Jika suhu di ruang kerja Indah menunjukan 770F berapakah derajat celciusnya?
Jawab :  x (77 -32) =  x 45 = 250C
Contoh : Jika dalam kulkas suhu menunjuka 263 kelvin, berapa derajatkah reamurnya?
Jawab :  x (263 – 273) =  x (-10) = -80R

Mudah bukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar