"You and Your Sister" (Part 2)
"Youngin meninggal dunia" ucap
Suho hyung mengagetkanku. "Mwo, Youngin meninggal dunia? Aku ingin
melihatnya hyung" ucapku sambil menangis.
"YOUNGIN, WAEYO KAU MENINGGALKANKU
SECEPAT INI?" ucapku sambil berteriak. "Sabar baek, sabar. Aku tau
ini berat untukmu, Tapi ini sudah takdir" ucap Suho hyung
"Tuhan sudah menentukannya sejak
awal Youngin hidup di dunia Baek" lanjut Suho hyung. "Ne, kau benar
hyung" ucapku.
"Aku ingin melihatnya hyung untuk
terakhir kali" lanjutku. "Mianhae, Youngin sudah di bawa orangtuanya
ke Busan, dan orangtuanya sepertinya marah padamu, mereka menyalahkanmu atas
kepergian Youngin" jawab Suho hyung.
-skip-
@ Byun's Family Home
Ting Tong. "Sepertinya ada
tamu" ucap Suho hyung. "Ne, biar aku yang membukakannya" ucapku.
"Ingin bertemu dengan siapa?"
ucapku.
*BRUK*
"Ah, Appo" ucapku. "Aku
tau aku tak sopan. Tapi itu untuk membalas dendam keluargaku padamu atas
kepergian Youngin Noona" ucap Youngmin.
Youngmin langsung pergi dari rumahku.
Sepertinya dia marah sekali padaku. Aku melihat dari pukulannya yang kencang
sekali.
Flashback End
EXO - Angel berbunyi diponselku. Aku
segera mengecek siapa yang menelepon. Aku melihat ke layar ponselku. Ternyata
Suho hyung yang menelepon. Pasti dia mengkhawatirkanku.
"Yeoboseo" ucapku.
"Yeoboseo, Aku dengar Youngmin dan yeodongsaengnya juga bersekolah di
tempatmu, Jadi hati-hatilah" ucap Suho hyung.
"Ne hyung, aku sudah besar. Aku
bisa menjaga diriku. Gomawo ne" ucapku. "Ne Cheonmayo. Ya sudah kalau
begitu, aku kerja dulu ne" ucap Suho hyung.
"Ne hyung, cari uang yang banyak
ne" ucapku. "Tentu saja" ucap Suho hyung. Suho hyung sungguh
aneh, Umurku sudah 18 tahun, dia masih saja mengkhawatirkanku.
Tapi siapa yeoja tadi?? Dia sangat mirip
dengan Youngin. Hanya saja Youngin lebih lembut. Harus mengenalnya. Ya HARUS!.
Baekhyun's POV End
-skip-
Author's POV
@ Baekhyun's Bedroom
"Youngin, aku baru saja bertemu
dengan seseorang yang sangat mirip dengamu. Apa aku boleh jatuh cinta selain
padamu? Aku harap kau mengizinkannya" ucap Baekhyun sambil memandangi foto
Youngin.
"Youngin aku masih mencintaimu
sampai sekarang. Tapi bolehkah aku mencintai yeoja lain? Aku yakin kau
mengizinkannya" lanjut Baekhyun masih memandangi foto Youngin.
Baekhyun meletakan foto Youngin di atas
meja. "Saranghae" ucap Baekhyun. Baekhyun beranjak tidur.
Perlahan-lahan matanya pun tertutup. Dan Baekhyun tertidur.
** Pagi Harinya **
"Byun Baek Hyun, Kau sudah bertemu
dengan yeodongsaengku. Aku titipkan dia
padamu. Jagalah dia seperti kau menjagaku. Cintailah dia seperti kau
mencintaiku.
Aku harap kau bisa membuat yeodongsaengku
bahagia. Aku percaya padamu Byun Baek Hyun. Aku berharap agar keluargaku tidak
terus menyalahkanmu atas kepergiaku.
Kepergianku adalah takdir dari Tuhan. Terima
kasih karena sudah mencoba menolongku. Percayalah padaku, aku selalu menjagamu.
Oh ya, sekarang yeodongsaengku sedang patah hati, hiburlah dia. Saranghae"
"Shin Young In" ucap Baekhyun.
Baekhyun terbangun dari tidurnya. "Ternyata hanya mimpi" lanjut
Baekhyun.
"Youngin, mengapa kau datang ke
mimpiku dan mengatakan itu?" lanjut Baekhyun kembali.
"Yeodongsaengmu? Aku sudah bertemu dengannya? Aku tak yakin" lanjut
Baekhyun.
Baekhyun melihat kearah jam. "Mwo?
Sudah pukul 07.00? Aku pasti terlambat" ucap Baekhyun. Baekhyun segera
bergegas mandi dan bersiap berangkat sekolah. Baekhyun berlari kencang menuju
sekolahnya.
"Akhirnya sampai juga" ucap
Baekhyun. Baekhyun segera berlari menuju kelasnya.
Baekhyun's POV
Namun, Aku belum sampai di kelasku, Aku
menabrak yeoja yang waktu itu menabrakku. "Ah kau lagi kau lagi, Mengapa
kau terus menbrakku Eoh?" ucap Yeoja itu. "Mianhae Shin Young
Ra" ucapku.
Ternyata namanya Shin Young Ra. Namanya
mirip dengan Youngin. Hanya berbeda belakangnya saja. Jangan-jangan Youngra
yeodongsaeng dari Youngin.
"Dari mana kau tahu namaku?"
tanya Youngra. "Itu" aku menunjuk name tag Youngra. "Apa kau
memiliki seorang Oppa yang bernama Youngmin?" tanyaku.
"Dari mana kau tahu? Kau pasti fans
ku ya?" tanya Youngra tertawa. "Aniya, apa kau juga memiliki Eonnie
bernama Youngin, namun ia sudah meninggal?" tanyaku.
"Eoh?? Kau pasti fansku kan?"
tanya Youngra. "Sudahlah, aku tahu aku memiliki banyak fans, hahah"
ucap nya sambil berjalan.
Jadi, Youngra adalah adik dari Youngin.
Dan maksud Youngin datang ke mimpiku untuk menyuruhku menjaganya. Youngra
sungguh berbeda dari Youngin. Youngin adalah orang yang pendiam, perhatian dan
penyayang.
Sementara Youngra sepertinya periang,
sedikit menyebalkan. Namun aku melihat dari matanya Youngra adalah orang yang
suka mengalah.
Aku kembali berlari ke kelas.
"Mianhae, Aku terlambat Sam" ucapku. "Ne, Wae kau terlambat
Baekhyun-ssi?" tanya Im Seosangnim. "Aku terlambat bangun pagi sam,
josongseumnida" ucapku.
"Gwenchanayo Baekhyun-ssi, lain
kali jangan terlambat lagi ne" ucap Im Seosangnim. "Ne" jawabku.
Baekhyun's POV End
****
Youngra POV
@ Youngra's Home
"Oppa, kau tahu tidak arti apabila
hati seseorang berdetak lebih kencang dari biasanya saat bertemu dengan lawan
jenisnya?" tanyaku pada Youngmin Oppa.
"Hmm, Wae kau bertanya seperti itu?
Kau sedang merasakannya ya?" jawab Youngmin Oppa tertawa. Menyebalkan.
"Aniyo, aku hanya bertanya Oppa" ucapku sambil mempoutkan bibirku.
"Ah yeodongsaeng Oppa ini lucu
sekali" jawabnya tertawa lagi. "Sudahlah Oppa, Kajja jawab
pertanyaanku" ucapku. "Ne, itu artinya orang itu sedang jatuh
cinta" jawab Youngmin Oppa.
"Oh begitu" ucapku sambil
berjalan meninggalkan Youngmin Oppa. Aigo apa aku sedang jatuh cinta? Dengan
namja itu? Walaupun menyebalkan aku akui dia cukup baik.
Aku ingin lebih banyak tau tentang namja
itu. Sepertinya Youngmin Oppa mengenal namja itu. Lebih baik aku bertanya
tentang Baekhyun ke Youngmin Oppa. "Oppa" ucapku. "Ne"
jawab Youngmin Oppa.
"Apa kau mengenal Byun Baekhyun,
murid baru di sekolah kita?" tanyaku. "Apa kau bertemu dengannya?
Kalau iya jangan pernah temui ia lagi!" jawab Youngmin Oppa sedikit
membentakku.
"Wae?" tanyaku. Aku
benar-benar tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Youngmin Oppa.
"Pokoknya jauhi saja namja itu" jawabnya lagi sedikit membentak
(lagi). "Huhh, ada apa dengannya?"
Aku meihat ke jam dinding. "Mwo?
Sudah jam 10 malam! Aku harus segera tidur! Ini tidak baik untuk
kesehatanku". Aku segera beranjakan ke kamarku dan tidur. Kejadian hari
ini banyak yang aneh! Aku tidak mengerti?
Keesokan harinya ….
Hoaaam. Aku melihat jam dindingku.
"Mwo, masih jam 4 pagi? Aku kira sudah jam 5 pagi" ucapku sambil
berjalan menuju kamar mandi. "Pasti airnya dingin sekali. Aku ingin
menggunakan air panas".
Aku turun ke dapur untuk mengambil air
panas. Aku mendengar seperti ada orang yang menangis namun samar-samar. Aku
lihat kamar Youngmin Oppa terbuka sedikit. Aku ingin melihat sedikit.
Aku lihat Youngmin Oppa sedang menangis.
Apa yang ia tangiskan? Apakah Yuri Eonnie? Memangnya ada apa dihubungan mereka.
Mereka baik-baik saja.
"Noona, namja itu sudah kembali.
Ya, Baekhyun. Kau tau uri yeodongsaeng sudah bertemu dan mengenal namja itu!
Aku tak ingin kejadian itu terulang. Aku tak akan sanggup noona" ucap
Youngmin Oppa sambil menangis.
Baekhyun? Byun Baekhyun? Geurae,
Youngmin Oppa bahkan Youngin Eonnie sudah mengenal Baekhyun? Lalu apa kejadian
yang terjadi dengan Youngin Eonnie?
"Noona, aku berjanji akan menjaga
uri yeodongsaeng! Shin Young Ra!" ucap Youngmin Oppa. "Kejadian apa
yang tak boleh terulang Oppa?" tanyaku seraya masuk ke kamar Youngmin
Oppa.
"Jadi apa karena ini kau melarangku
dekat dengan Baekhyun?" tanyaku kembali. "Kau tak akan mengerti
Youngra!" jawab Youngmin Oppa.
“Mengerti apa, jadi selama ini ada yang
Oppa sembunyikan dariku! Oppa kan sudah berjanji bahwa tidak aka nada rahasia
antara aku dan Oppa! Mengapa oppa mengingkarinya!”. Aku menangis. Aku tak
menyangka Youngmin Oppa selama ini membohongiku.
“Oppa tidak bermaksud seperti itu. Aku
hanya ingin kau ..”. Youngmin oppa menggantungkan kata-katanya. “Oppa hanya
ingin aku apa?” tanyaku. Nada bicaraku mulai meninggi. Aku sudah benar-benar
kecewa dan marah pada Youngmin Oppa.
“Oppa jawab aku!”. “Aku hanya ingin kau
tidak tau masa lalu eonniemu!” jawab Youngmin oppa. AKu masih belum mengerti.
Masa lalu Youngin eonnie??
“Aku tak mengerti? Masa lalu Youngin
Eonnie? Ada apa dengan masa lalunya?” tanyaku. “Aku sudah bilang kau takkan
mengerti” . Ia pergi meninggalkanku. Aku sungguh kesal dengannya! Mengapa dia
tidak ingin memberitahuku?
-skip-
Aku akan berangkat sekolah. Ya, bersama
Youngmin oppa. Youngmin oppa juga sudah menunggu di depan mobil. Aku segera
mendatanginya. “Kajja kita berangkat” ucapnya.
Selama didalam mobil tidak ada 1 katapun
yang Youngmin Oppa ucapkan. Aku masih penasaran dengan masa lalu Youngin
eonnie. “Oppa, aku mohon beritahu aku tentang masa lalu Youngin eonnie. Aku
hanya ingin tau. Oppa, Eomma, dan Appa pasti mengetahuinya. Apa kau tak ingin
memberitahuku?” ucapku memohon.
“Baiklah, aku akan menceritakannya
padamu. Jadi dulu ….
TBC








